Kisah Kami

Manjusha Nusantara, yang berdiri pada tahun 2011 dan berubah menjadi Perseroan Terbatas pada tahun 2014, bermula dari keinginan untuk membantu melestarikan perhiasan tradisional Indonesia sebagai salah satu warisan budaya oleh keempat pendirinya : Ina Symonds, Ria W. Glenn, Terry W. Supit dan Yasmin Wirjawan.

Nama Manjusha sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta yang artinya adalah kotak perhiasan, dan ini juga merupakan impian kami agar para perempuan Indonesia mau mencintai dan memiliki sekotak perhiasan tradisional Indonesia.

Kami memproduksi repilka perhiasan tradisional dari seluruh Indonesia , mulai dari kalung hingga tusuk konde, yang berasal dari Indonesia bagian barat hingga bagian timur. Kami membuat kembali perhiasan tersebut berdasarkan desain aslinya dan jika diperlukan ada penyesuaian agar lebih bisa dikenakan dan sesuai untuk fashion sehari-hari.

Walaupun kami tidak mendesain produk-produk kami sendiri, tetapi kami membuatnya dengan cinta serta memperhatikan detil dan kualitasnya. Disamping itu, kami juga memberikan layanan purna jual bagi pembeli produk Manjusha . Perhiasan Manjusha dditujukan untuk para perempuan Indonesia yang mencintai dan bangga memakai produk dan warisan budaya Indonesia.